Thursday, May 7, 2015

Water Replacement - Beer




Untuk banyak alasan, beer merupakan bahan yang baik untuk sabun (lebih tepatnya: water replacement untuk sabun). Beer membuat sabun sedikiittt beraroma bir, dengan warna alami bir dan busa yang banyak (unscented)
Sabun bir bisa juga diberi scent, beer fragrance oil ada kok ;)
Sabun bir melembabkan kulit saya. Dan sabun ini banyak penggemarnya, terbukti jika saya mengeluarkan varian sabun bir, jenis ini termasuk yang cepat habis dijual. 

Bir memiliki bahan-bahan di dalamnya yang sangat bermanfaat untuk kulit dan rambut. Bir mengandung hop yang dikenal untuk menenangkan kulit yang teriritasi, dan mengandung polifenol yang bertindak sebagai antibakteri. bir juga merupakan pengawet alami. Hops juga mengandung asam amino yang melembutkan kulit. 

Untuk memakai beer sebagai pengganti air, jangan lupa untuk menghilangkan kadar alkoholnya terlebih dahulu. 

Banyak yang menggunakan beer soap sebagai shaving soap juga. Sekali dayung dua tiga pulau terlampau, bukan? ;)




Wednesday, April 22, 2015

Soap Additive Series - Rahasia Bahan tambahan untuk sabun



Apakah Anda ingin belajar bagaimana bekerja dengan bahan tambahan untuk sabun (additive)? Additive mengubah resep  dasar sabun Anda menjadi sebuah bar yang unik yang Anda ciptakan sendiri. Bermain dengan additive adalah cara yang bagus memancing kreativitas Anda. Walaupun sudah banyak postingan saya tentang additive untuk soapmaking sebelumnya, saya merasa perlu untuk merangkumnya ke dalam satu seri. Artikel tentang additive tetap berguna untuk me'refresh' dan memancing kreatifitas Anda (dan murid murid saya tentunya ;) )

Saya telah menggunakan banyak additive yang berbeda dalam sabun saya, tetapi ada banyak lagi yang ingin saya coba. Madu, untuk membuat kulit Anda lembut. Oatmeal, soft exfoliant. Kopi, penyerap bau alami.. Bir, untuk busa yang luar biasa. Additive akan memberikan berbagai variasi kreatif tanpa batas.

Ada banyak tambahan yang dapat Anda gunakan untuk meng-upgrade resep sabun  Anda. Ingin lebih banyak kelembaban, exfoliating, warna natural atau aroma lembut? Tanpa diragukan lagi, additive adalah cara terbaik untuk dicoba. 

Dalam seri ini, saya ingin memperkenalkan additive yang paling sering saya gunakan. Jika Anda tertarik untuk belajar tentang additive, ikutin terus seri ini dalam blog saya ;). Saya akan mengupdate posting ini dengan link ke setiap bagian dari seri Soap Additive. 




Saya berharap bahwa seri ini akan menginspirasi Anda untuk menjadi kreatif dan memaksimalkan potensi soaping Anda. Apakah Anda memiliki additive favorit yang belum saya coba? Beritahu saya di komen. Dan tentu saja, periksa kembali untuk mengetahui lebih dalam tentang additive di blog ini :)


Saturday, April 4, 2015

Lotion/Cream Making Series: Emulsi, trik ajaib dari Krim dan Lotion



Air dan Minyak tidak bisa tercampur sendiri. Untuk membuat krim atau lotion, sesuatu harus dilakukan untuk bahan berbasis air dan minyak untuk membuat mereka tercampur. Emulsi terjadi ketika air  merangkum molekul minyak dengan bantuan bahan yang disebut emulsifier. Lecithin adalah emulsifier yang umum ditemukan di alam. Dalam memasak, lesitin yang terkandung dalam kuning telur memungkinkan koki untuk membuat saus lezat seperti mayones atau hollandaise. Krim dan lotion yang dibuat dengan cara yang sangat mirip. Hanya untuk lotion dan krim, bahan-bahan lain harus digunakan untuk mempertahankan stabilitas, dan emulsi jangka panjang (bertahan).

Emulsifying Wax adalah bahan yang telah diformulasikan secara khusus untuk tujuan ini. E-wax berisi jumlah yang tepat dari lilin dan emulsifier untuk untuk mempertahankan emulsi stabil yang paling sederhana dari formula krim atau lotion. Untuk pemula, saya sering merekomendasikan bahan ini. Bahan ini sangat mudah digunakan, bahkan ketika Anda membuat resep sendiri dari bahan mentah.


Untuk membuat formula emulsi dasar, coba gunakan rumus sederhana ini:


  • 1 bagian Emulsifier
  • 3 bagian minyak / butter
  • 6 bagian air atau Hydrosol
Untuk membuat emulsi, mulai dengan memanaskan wax dan minyak / butter bersamaan. Dalam wadah terpisah, panaskan air. Ketika kedua fase menjadi panas, dan wax telah larut sepenuhnya, mulai mixing fase air. Tuangkan campuran minyak / wax perlahan lahan ke dalam fase air sambil terus di mix. Setelah bahan-bahan tercampur merata, teruskan mixing campuran selama setidaknya lima menit penuh. Campuran harus menjadi kental dan opaque. Preservative WAJIB ditambahkan ketika produk berada pada suhu terntentu (bacalah petunjuk penggunaan preservative yang akan Anda gunakan).

Lotion/krim buatan Anda akan menghasilkan tekstur dan variasi penampilan yang berbeda beda, tergantung dari campuran bahan yang Anda gunakan. Mencapai emulsi yang stabil juga mungkin memerlukan beberapa rasio tergantung pada bahan yang Anda pilih. Menjadi seorang ahli membuat krim dan lotion adalah sebuah petualangan! Seringlah melakukan eksperimen, dan jangan berkecil hati ketika formulasi tetap terpisah atau gagal. Semua itu merupakan bagian dari proses pembelajaran ;)


Berikut ini saya berikan contoh pembuatan lotion yang sederhana:




Source: emulsion

Tuesday, March 24, 2015

Mewarnai Sabun dengan pewarna natural - part 2


Pewarna natural lain yang biasa digunakan pada sabun adalah clays. Artikel tentang clays dan benefitnya masing masing bisa dibaca di sini

Clay dituang pada adonan sabun pada saat light trace. Foto mengenai hasil masing masing clay pada sabun bisa dibaca di blog milik Amanda Gail di LovinSoap



Kiri ke kanan: Pink Brazilian Clay, Yellow brazilian Clay, Purple Brazilian Clay, Dark Red Brazilian Clay, Natural Brazilian Clay (Credit: www.brambleberry.com)

Brazilian Clay Sampler




Sunday, March 15, 2015

Mewarnai sabun dengan pewarna natural - Part 1


Dengan pewarna alami Anda tidak akan mendapatkan warna yang cerah dan eyecathing seperti jika menggunakan pewarna artifisial. Sebaliknya, Anda akan mendapatkan warna yang lembut secara alami. Sementara beberapa bahan natural hanya memberikan warna, beberapa pewarna alami memberikan Anda lebih dari sekedar warna, seperti exfoliating, antioksidan atau manfaat lainnya. Berikut adalah daftar dari beberapa hal yang saya telah digunakan dan warna yang mereka hasilkan, berikut manfaat tambahannya ;).
Rata rata yang digunakan dalam bentuk kering atau bubuk.


  • Alfalfa: Hijau Sedang
  • Alkanet Root: Ungu sampai biru
  • Annatto (infused in oil): kunning sampai oranye
  • Beet Root Powder: Kunging labu, mengandung antioksidan.
  • Black Walnut Hull: Bintik hitam, baik untuk exfoliating
  • Calendula: Kuning, memiliki manfaat menyembuhkan
  • Carrot (powder/oil): oranye kekuningan, mengandung beta carotene
  • Chamomile: Beige sampai yellow, mengandung anti inflamasi
  • Chamomile Essential Oil, German:  Hijau muda, anti inflamasi, menenangkan kulit
  • Chlorophyl (powder): Hijau, memiliki manfaat penghilang bau (deodorizing)
  • Cinnamon: Coklat, bisa mengiritasi beberapa jenis kulit
  • Cloves: Coklat, bisa mengiritasi beberapa jenis kulit
  • Cocoa Powder: Coklat
  • Coffee: Coklat, exfoliating, antioksidan dan deodorizing
  • Cornmeal: Kuning, exfoliating
  • Blue cornmeal: Biru keunguan sampai hijau, exfoliating
  • Green tea powder: Hijau kecoklatan, antioksidan
  • Henna: Hijau zaitun sampai coklat kehijauan
  • Indigo powder: biru tua, hati hati! Mudah bernoda
  • Kelp: hijau, mengandung yodium dan iodine
  • Madder root (Infuse di oil jika tidak menginginkan ada bintik merah): merah sampai ungu 
  • Moroccan Red Clay: Merah bata, menarik kotoran pada kulit
  • Paprika (Infused di oil jika tidak menginginkan ada bintik): Oranye
  • Poppy seed: Bintik hitam, exfoliating
  • Pumice: Abu abu, exfoliating
  • Rose pink clay: Pink kecoklatan, menarik kotoran pada kulit
  • Rose hips (dried): Burgundy sampai coklat, tinggi kandungan vitamin C
  • Safflower petals: Kuning sampai oranye
  • Saffron: Kuning
  • Sage: Hijau sampai coklat
  • Sandalwood powder (tergantung jenis yang digunakan): Merah akan menjadi merah kecoklatanm kuning akan menjadi kuning krem
  • Spearmint: hijau sampai coklat
  • Spinach (kering): Hijau muda
  • Spirulina: Hijau sampai hijau kebiruan
  • Susu: coklat, beige, sedikit oranye
  • Turmeric: kuning
  • Wheat grass juice: Hijau

Buah dan sayuran segar sebagian besar tidak dapat digunakan untuk mewarnai sama sekali (hampir semuanya akan berubah menjadi coklat selama proses saponifikasi). 
Kadang kadang bahkan yang bentuk kering tidak bisa bertahan warnanya. Mint akan berubah menjadi hijau terang, kemudian setelah beberapa minggu akan berubah menjadi cokelat. Kelopak mawar biasanya berubah menjadi cokelat dalam hitungan hari. Lavender akan tetap ungu selama beberapa hari, kemudian berubah menjadi hijau, akhirnya berakhir di coklat.

             color soap naturally series

Thursday, February 19, 2015

Mari membahas tentang pewarna

Oxides, Mica, ultramarines - apa bedanya?

Bagian terbaik dalam menggunakan mika di CP adalah bahwa mica tidak menggumpal sama sekali. Warna-warnanya halus dan indah.. Bagian yang kurang menyenangkan  dari pemakaian mica di CP adalah bahwa mereka butuh tingkat pemakaian yang lebih banyak dibandingkan dengan dari pewarna pigment maupun FD&C. Hal kurang menyenangkan lainnya adalah beberapa mica tidak stabil pada sabun CP karena lapisan pewarna FD&C nya, sehingga perlu dilakukan tes untuk mengetahui stabil atau tidaknya mica tersebut pada sabun CP.


1. Pigments
Oksides dan ultramarines termasuk dalam kategori ini. Pigmen, seperti kebanyakan pewarna di luar sana, bukan termasuk kategori alami, melainkan "Nature Indentical".

Pigmen diproduksi di laboratorium sejak tahun 70-an. Ternyata, pigmen (oksida dan ultramarines) digunakan untuk ditambang namun FDA melangkah masuk dan menuntut beberapa syarat kemurnian, sehingga sejak saat itu, pewarna ini telah diproduksi di laboratorium - struktur molekul yang sama hanya berbeda dari cara pengolahan.

Beberapa Iron Oksides masih diekstraksi secara alami; Namun, Iron Oxides di alam (tanah) sering mengandung logam beracun seperti timbal, arsen, merkuri, antimon dan selenium (ketika mereka berada di alam). Ini adalah mengapa FDA melangkah untuk mengatur pewarna kosmetik sehingga tingkat logam beracun yang hadir dalam konsentrasi rendah  dianggap "aman." Bahkan, hanya iron oxides sintetis yang disetujui untuk digunakan dalam kosmetik di negara ini.  (Johnson, S.T. & Wordell, C.J. “Homeopathic and herbal medicine: Considerations for formulary evaluation,” Formulary, 32, 1167, Nov. 1997. )

Hal yang baik tentang enggunaan pigmen dalam sabun adalah bahwa mereka stabil. Umumnya, mereka tidak akan berubah atau mengubah warna dalam Cold Processed atau Melt dan Pour. Mereka juga cost efektif; Dengan harga $ 3- $ 6 per ounce (sekitar 28gr), pewarna ini termasuk murah. Kelemahan menggunakan pigmen adalah bahwa mereka cenderung menggumpal sehingga mereka membutuhkan tambahan TLC untuk membuat mereka tidak menggumpal.

2. FD&C Colorants
Ada banyak jenis pewarna FD & C, tetapi pada dasarnya mereka diproduksi di laboratorium, tidak alami tetapi umumnya sangat mudah digunakan dan memberikan rentang warna yang lebar, lebih dari yang bisa Anda bayangkan. Ada tersebar luas ketidakpercayaan, dan bahkan ketakutan, tentang pewarna FD & C. Hal ini kemungkinan besar karena FDA telah menarik warna di masa lalu karena masalah keamanan. Contoh yang paling terkenal mungkin Red No 2, dilarang pada tahun 1976 atas kemungkinan link ke kanker. Sebenarnya,  pewarna FD & C terdapat dalam sebagian besar makanan olahan yang kita makan (dari keju untuk kentang goreng untuk permen) dan kekhawatiran tentang penggunaan pewarna ini dalam sabun mungkin tidak berdasar. Selain itu, jumlah kecil dari jenis pewarna dalam sabun (yang tidak tinggal pada kulit Anda), adalah paling tidak berarti dibandingkan dengan jumlah besar pewarna FD & C dalam makanan (dan vitamin dll ...).

Bagian yang menyenangkan dari menggunakan pewarna FD & C adalah bahwa mereka,  cukup murah untuk digunakan. Mereka sangat terkonsentrasi. Mereka juga tercampur dengan merata. Mereka biasanya stay clear di MP soap. Bagian menyebalkan adalah ketidak stabilan mereka dalam lingkungan basa (alias - sabun proses dingin). Jarang sekali ada pewarna FD & C yang benar-benar bisa stabil. Rata rata pewarna FD&C akan 'bleeding' dan 'fading'.

3. Micas
Mica termasuk dalam kategori pewarna FD & C karena mica merupakan produk alami, yang ditambang dan kemudian dilapisi dengan pewarna FD & C, atau pigmen, atau kombinasi keduanya untuk mendapatkan warna tersebut. Warna ganda  inilah yang menjadikan mica berkilau dan bercahaya (shimmery). Mica merupakan pewarna yang Anda lihat di lipstik Anda, eye shadow dan blush on. Mica terlihat jelas pada produk yang transparan, seperti sabun melt and pour, karena shimmer membutuhkan cahaya untuk merefleksikan dan membiaskan cahaya dengan baik.



4. Pewarna Sabun Natural/Alami
Tidak ada definisi legal untuk pewarna alami. FDA mengklasifikasikan pewarna sebagai yang memerlukan sertifikasi dan yang tidak memerlukan sertifikasi. Beberapa pewarna alami yang populer untuk digunakan adalah:

Kuning - Annatto, Saffron, kunyit, yellow clay
Hijau - Klorofil
Coklat - Cocoa Powder, teh 
Red - Paprika powder

Ungu - Alkanet Root (untuk CP)
dst dst...



Bagian yang baik tentang pewarna alami adalah sudut pemasaran; masyarakat umum percaya bahwa alami adalah lebih baik sehingga Anda dapat memasarkan ini dengan baik. Namun, sulit untuk mencapai warna yang Anda inginkan jika menggunakan pewarna alami, dan kadang-kadang, Anda tidak bisa mendapatkan warna yang halus (tergantung pada ramuan yang digunakan). Masalah lain adalah bahwa beberapa pewarna yang mahal untuk digunakan.

credit: makeyoursoap.com


Monday, February 2, 2015

Kursus Sabun Mahal? atau: Ngapain kursus?

Ini pernyataan atau pertanyaan yang sering muncul. 
Banyak email maupun whatsapp yang masuk menanyakan kursus lalu menyatakan overbudget, mahal, dan lain lain. Ada juga yang bilang, kalo via googling atau youtube banyak tutorialnya, ngapain kursus? Ada lagi: di tempat lain lebih murah. Untuk kursus yang lebih murah, tanyakan dulu apa saja materi yang diajarkan, kelas private 1 on 1? ada konsultasi setelah kursus?  

Nah, ini perlu ada murid yang berbesar hati untuk bersedia menuliskan testimoni dan memberikan tambahan pada komentar, kalau dari saya doang alasannya, nanti terasa seperti promosi, hehehehe....

Beberapa alasan kenapa kursus antara lain:

  1. Di dunia maya, Anda melihat prosesnya, ada resepnya, dan  Anda MEMANG bisa membuat sabun sesuai dengan resep yang SESUAI dan SAMA PERSIS dengan yang anda lihat di youtube maupun internet. Tapi.... apakah Anda bisa menciptakan resep Anda sendiri? Apakah resep tersebut sudah Anda cek tentang soap quality nya? (Hardness, bubbly, conditioning, creamy, etc etc).
  2. Apakah Anda tahu jenis jenis oil tertentu yang mudah rancid? Pemakaian oil yang mudah rancid ada maksimumnya agar sabun Anda tidak mudah DOS (Dreaded Orange Spot).
  3. Apakah Anda diberitahu tentang tips dan trick membuat sabun untuk iklim panas dan humidity di Indonesia? Beberapa resep harus dimodifikasi untuk iklim Indonesia jika tidak ingin sabun Anda cepat rusak.
  4. Apakah Anda diberitahu tentang cara memperpanjang shelf life oil yang cepat rancid?
  5. Apakah Anda diberitahu tentang superfatting, water discount, dan istilah istilah dunia persabunan lain?
  6. Apakah Anda tahu tentang how to handle bad behaving FO?
  7. Tahu bagaimana membuat sabun lebih keras? Membuat sabun lebih banyak busa?
Itu baru beberapa alasan yang bisa saya ingat.
Jika Anda memiliki pengalaman bertahun tahun dalam satu bidang tertentu, lalu Anda berbagi ilmu tersebut (yang Anda peroleh dari hasil pengalaman, praktek, riset selama tahun tahun tersebut), apakah Anda mau langsung memberikan rahasia Anda begitu saja? Kalau ada yang mau, saya mau mengajukan diri untuk belajar :D

Sebagai perbandingan, ini ada beberapa kursus soapmaking dari luar (sebagian ada yang online), lalu bandingkanlah dengan fee kursus sabun di Indonesia. Perlu diingat juga, kelas private/public, praktek/tidak (online course anda harus praktek sendiri).  Modul apa saja yang diajarkan? apakah hot process sudah termasuk di dalamnya atau tidak?

Little Soap Company, GBP 285 (one on one)
Soap School, start from GBP 99
Bathalchemylab, USD 89
Joan Morais (Online) USD 39.99
coe-onlinetrainingcourses, GBP 127
udemy.com, $90 for beginner soapmaking

Rata rata kursus di luar negri jauh lebih mahal dibanding di Indonesia. Materi saya mengacu pada materi cold process soap making di US, bahkan sudah saya rangkum teorinya sampai ke level advance. Anda tinggal prakteknya saja.

Ada yang mau menambahkan?






Awal Tahun 2025

Halo semuanya ^__^ Sudah sekian tahun tidak menulis blog, karena alasan kesibukan, dan sering bolak balik keluar kota menemani orangtua saya...