Showing posts with label colorant. Show all posts
Showing posts with label colorant. Show all posts

Tuesday, March 24, 2015

Mewarnai Sabun dengan pewarna natural - part 2


Pewarna natural lain yang biasa digunakan pada sabun adalah clays. Artikel tentang clays dan benefitnya masing masing bisa dibaca di sini

Clay dituang pada adonan sabun pada saat light trace. Foto mengenai hasil masing masing clay pada sabun bisa dibaca di blog milik Amanda Gail di LovinSoap



Kiri ke kanan: Pink Brazilian Clay, Yellow brazilian Clay, Purple Brazilian Clay, Dark Red Brazilian Clay, Natural Brazilian Clay (Credit: www.brambleberry.com)

Brazilian Clay Sampler




Sunday, March 15, 2015

Mewarnai sabun dengan pewarna natural - Part 1


Dengan pewarna alami Anda tidak akan mendapatkan warna yang cerah dan eyecathing seperti jika menggunakan pewarna artifisial. Sebaliknya, Anda akan mendapatkan warna yang lembut secara alami. Sementara beberapa bahan natural hanya memberikan warna, beberapa pewarna alami memberikan Anda lebih dari sekedar warna, seperti exfoliating, antioksidan atau manfaat lainnya. Berikut adalah daftar dari beberapa hal yang saya telah digunakan dan warna yang mereka hasilkan, berikut manfaat tambahannya ;).
Rata rata yang digunakan dalam bentuk kering atau bubuk.


  • Alfalfa: Hijau Sedang
  • Alkanet Root: Ungu sampai biru
  • Annatto (infused in oil): kunning sampai oranye
  • Beet Root Powder: Kunging labu, mengandung antioksidan.
  • Black Walnut Hull: Bintik hitam, baik untuk exfoliating
  • Calendula: Kuning, memiliki manfaat menyembuhkan
  • Carrot (powder/oil): oranye kekuningan, mengandung beta carotene
  • Chamomile: Beige sampai yellow, mengandung anti inflamasi
  • Chamomile Essential Oil, German:  Hijau muda, anti inflamasi, menenangkan kulit
  • Chlorophyl (powder): Hijau, memiliki manfaat penghilang bau (deodorizing)
  • Cinnamon: Coklat, bisa mengiritasi beberapa jenis kulit
  • Cloves: Coklat, bisa mengiritasi beberapa jenis kulit
  • Cocoa Powder: Coklat
  • Coffee: Coklat, exfoliating, antioksidan dan deodorizing
  • Cornmeal: Kuning, exfoliating
  • Blue cornmeal: Biru keunguan sampai hijau, exfoliating
  • Green tea powder: Hijau kecoklatan, antioksidan
  • Henna: Hijau zaitun sampai coklat kehijauan
  • Indigo powder: biru tua, hati hati! Mudah bernoda
  • Kelp: hijau, mengandung yodium dan iodine
  • Madder root (Infuse di oil jika tidak menginginkan ada bintik merah): merah sampai ungu 
  • Moroccan Red Clay: Merah bata, menarik kotoran pada kulit
  • Paprika (Infused di oil jika tidak menginginkan ada bintik): Oranye
  • Poppy seed: Bintik hitam, exfoliating
  • Pumice: Abu abu, exfoliating
  • Rose pink clay: Pink kecoklatan, menarik kotoran pada kulit
  • Rose hips (dried): Burgundy sampai coklat, tinggi kandungan vitamin C
  • Safflower petals: Kuning sampai oranye
  • Saffron: Kuning
  • Sage: Hijau sampai coklat
  • Sandalwood powder (tergantung jenis yang digunakan): Merah akan menjadi merah kecoklatanm kuning akan menjadi kuning krem
  • Spearmint: hijau sampai coklat
  • Spinach (kering): Hijau muda
  • Spirulina: Hijau sampai hijau kebiruan
  • Susu: coklat, beige, sedikit oranye
  • Turmeric: kuning
  • Wheat grass juice: Hijau

Buah dan sayuran segar sebagian besar tidak dapat digunakan untuk mewarnai sama sekali (hampir semuanya akan berubah menjadi coklat selama proses saponifikasi). 
Kadang kadang bahkan yang bentuk kering tidak bisa bertahan warnanya. Mint akan berubah menjadi hijau terang, kemudian setelah beberapa minggu akan berubah menjadi cokelat. Kelopak mawar biasanya berubah menjadi cokelat dalam hitungan hari. Lavender akan tetap ungu selama beberapa hari, kemudian berubah menjadi hijau, akhirnya berakhir di coklat.

             color soap naturally series

Thursday, February 19, 2015

Mari membahas tentang pewarna

Oxides, Mica, ultramarines - apa bedanya?

Bagian terbaik dalam menggunakan mika di CP adalah bahwa mica tidak menggumpal sama sekali. Warna-warnanya halus dan indah.. Bagian yang kurang menyenangkan  dari pemakaian mica di CP adalah bahwa mereka butuh tingkat pemakaian yang lebih banyak dibandingkan dengan dari pewarna pigment maupun FD&C. Hal kurang menyenangkan lainnya adalah beberapa mica tidak stabil pada sabun CP karena lapisan pewarna FD&C nya, sehingga perlu dilakukan tes untuk mengetahui stabil atau tidaknya mica tersebut pada sabun CP.


1. Pigments
Oksides dan ultramarines termasuk dalam kategori ini. Pigmen, seperti kebanyakan pewarna di luar sana, bukan termasuk kategori alami, melainkan "Nature Indentical".

Pigmen diproduksi di laboratorium sejak tahun 70-an. Ternyata, pigmen (oksida dan ultramarines) digunakan untuk ditambang namun FDA melangkah masuk dan menuntut beberapa syarat kemurnian, sehingga sejak saat itu, pewarna ini telah diproduksi di laboratorium - struktur molekul yang sama hanya berbeda dari cara pengolahan.

Beberapa Iron Oksides masih diekstraksi secara alami; Namun, Iron Oxides di alam (tanah) sering mengandung logam beracun seperti timbal, arsen, merkuri, antimon dan selenium (ketika mereka berada di alam). Ini adalah mengapa FDA melangkah untuk mengatur pewarna kosmetik sehingga tingkat logam beracun yang hadir dalam konsentrasi rendah  dianggap "aman." Bahkan, hanya iron oxides sintetis yang disetujui untuk digunakan dalam kosmetik di negara ini.  (Johnson, S.T. & Wordell, C.J. “Homeopathic and herbal medicine: Considerations for formulary evaluation,” Formulary, 32, 1167, Nov. 1997. )

Hal yang baik tentang enggunaan pigmen dalam sabun adalah bahwa mereka stabil. Umumnya, mereka tidak akan berubah atau mengubah warna dalam Cold Processed atau Melt dan Pour. Mereka juga cost efektif; Dengan harga $ 3- $ 6 per ounce (sekitar 28gr), pewarna ini termasuk murah. Kelemahan menggunakan pigmen adalah bahwa mereka cenderung menggumpal sehingga mereka membutuhkan tambahan TLC untuk membuat mereka tidak menggumpal.

2. FD&C Colorants
Ada banyak jenis pewarna FD & C, tetapi pada dasarnya mereka diproduksi di laboratorium, tidak alami tetapi umumnya sangat mudah digunakan dan memberikan rentang warna yang lebar, lebih dari yang bisa Anda bayangkan. Ada tersebar luas ketidakpercayaan, dan bahkan ketakutan, tentang pewarna FD & C. Hal ini kemungkinan besar karena FDA telah menarik warna di masa lalu karena masalah keamanan. Contoh yang paling terkenal mungkin Red No 2, dilarang pada tahun 1976 atas kemungkinan link ke kanker. Sebenarnya,  pewarna FD & C terdapat dalam sebagian besar makanan olahan yang kita makan (dari keju untuk kentang goreng untuk permen) dan kekhawatiran tentang penggunaan pewarna ini dalam sabun mungkin tidak berdasar. Selain itu, jumlah kecil dari jenis pewarna dalam sabun (yang tidak tinggal pada kulit Anda), adalah paling tidak berarti dibandingkan dengan jumlah besar pewarna FD & C dalam makanan (dan vitamin dll ...).

Bagian yang menyenangkan dari menggunakan pewarna FD & C adalah bahwa mereka,  cukup murah untuk digunakan. Mereka sangat terkonsentrasi. Mereka juga tercampur dengan merata. Mereka biasanya stay clear di MP soap. Bagian menyebalkan adalah ketidak stabilan mereka dalam lingkungan basa (alias - sabun proses dingin). Jarang sekali ada pewarna FD & C yang benar-benar bisa stabil. Rata rata pewarna FD&C akan 'bleeding' dan 'fading'.

3. Micas
Mica termasuk dalam kategori pewarna FD & C karena mica merupakan produk alami, yang ditambang dan kemudian dilapisi dengan pewarna FD & C, atau pigmen, atau kombinasi keduanya untuk mendapatkan warna tersebut. Warna ganda  inilah yang menjadikan mica berkilau dan bercahaya (shimmery). Mica merupakan pewarna yang Anda lihat di lipstik Anda, eye shadow dan blush on. Mica terlihat jelas pada produk yang transparan, seperti sabun melt and pour, karena shimmer membutuhkan cahaya untuk merefleksikan dan membiaskan cahaya dengan baik.



4. Pewarna Sabun Natural/Alami
Tidak ada definisi legal untuk pewarna alami. FDA mengklasifikasikan pewarna sebagai yang memerlukan sertifikasi dan yang tidak memerlukan sertifikasi. Beberapa pewarna alami yang populer untuk digunakan adalah:

Kuning - Annatto, Saffron, kunyit, yellow clay
Hijau - Klorofil
Coklat - Cocoa Powder, teh 
Red - Paprika powder

Ungu - Alkanet Root (untuk CP)
dst dst...



Bagian yang baik tentang pewarna alami adalah sudut pemasaran; masyarakat umum percaya bahwa alami adalah lebih baik sehingga Anda dapat memasarkan ini dengan baik. Namun, sulit untuk mencapai warna yang Anda inginkan jika menggunakan pewarna alami, dan kadang-kadang, Anda tidak bisa mendapatkan warna yang halus (tergantung pada ramuan yang digunakan). Masalah lain adalah bahwa beberapa pewarna yang mahal untuk digunakan.

credit: makeyoursoap.com


Awal Tahun 2025

Halo semuanya ^__^ Sudah sekian tahun tidak menulis blog, karena alasan kesibukan, dan sering bolak balik keluar kota menemani orangtua saya...