Showing posts with label liquid soap. Show all posts
Showing posts with label liquid soap. Show all posts

Sunday, November 1, 2015

Liquid Soap - Goat Milk in Liquid Soap

Melanjutkan tulisan saya tentang FAQ liquid soap disini, Kali ini saya akan bahas mengenai liquid soap yang menggunakan water substitution, khususnya semua sabun cair home made yang menggunakan susu. 

Di US, homemade goat milk liquid soap sudah lama beredar. Saya pun sudah lama membuatnya untuk pemakaian pribadi atau untuk pesanan orang (khusus sabun liquid saya tidak  menjual eceran tapi per jerigen 5 liter). Liquid goat milk soap pertama saya dibuat lebih dari 6 tahun yang lalu menggunakan fresh goatmilk. 

Liquid goat milk soap pasti akan berwarna gelap, ini disebabkan karena pada saat proses masak, goat milk akan menjadi gelap dan berbau karamel. 

Semua liquid goatmilk soap (baik yang menggunakan powder maupun fresh goat milk) akan menghasilkan sedimen pada dasarnya ketika sudah fully diluted, seperti pada contoh dibawah ini. Kita tidak menginginkan sedimen seperti ini pada produk yang akan dijual, sedimen ini akan menjadi carrier bagi bakteri, yeast dan fungi untuk tumbuh dan berkembang biak. Jadi, sebelum dituang ke dalam botol, liquid soap ini perlu disaring (saya pakai beberapa lapis kain sebagai saringan) untuk menghilangkan sedimen seperti ini. Saya tidak menuang semua sabun saat menyaringnya, bagian yang mengandung sedimen selalu saya buang.  Ini perbandingannya yang menggunakan powdered goatmilk dan fresh goatmilk

Sedimen pada liquid goatmilk soap menggunakan powdered goat milk


Sedimen pada liquid goatmilk menggunakan fresh goat milk
(sorry for the bad lightning)


Sisa sedimen setelah liquid goatmilk saya saring



Liquid goat milk memiliki aroma alami yang sedikit berbeda dari liquid soap tanpa goat milk (kalau menurut penciuman saya, baunya seperti bau karamel). Itu dikarenakan kandungan gula pada susu kambing tersebut. 

Liquid goat milk soap yang baik tidak akan berubah bau dalam hitungan minggu. saya punya liquid goat milk soap (menggnakan fresh goat milk) yang sudah saya simpan selama 6 bulan tanpa diberi pengawet, tidak mengalami perubahan bau. 

Jika Anda menemukan liquid goat milk soap yang berubah bau dalam hitungan minggu, mungkin liquid goatmilk soap Anda sudah salah buat atau tidak mengikuti aturan aturan dalam membuat sabun liquid menggunakan susu atau bahan lain yang merupakan "nutrisi bakteri". 

Ada beberapa alasan kenapa soapmaker lebih menyukai powdered goatmilk untuk liquid soapnya, antara lain:

1. Powder goatmilk lebih stabil dan lebih tahan lama dibanding fresh goatmilk.
2. Kadar fat pada powder bisa dilihat karena tercantum pada labelnya.
3. Mengurangi kadar 'bacteria nutrition' karena powder goatmilk merupakan produk susu kambing yang sudah diolah lebih lanjut. 


Trus? ga bisa dong menggunakan fresh goatmilk???  
Jawab: Bisa kok, tapi ada beberapa hal yang harus diperhitungkan. Anda harus memperhitungkan fat dalam fresh goatmilk tersebut ke dalam hitungan resep Anda. Ini agak tricky bagi soapers pemula, karena kandungan fat pada susu kambing segar bisa beda beda tergantung bagaimana kambing tersebut dibiakkan. Bisa bisa yang terjadi adalah sabun goatmilk Anda yang menggunakan fresh goatmilk cepat rusak (berubah bau) dalam hitungan kurang dari 3 bulan. Jika ingin liquid soap yang menggunakan fresh goatmilk, carilah soapmaker yang berpengalaman dalam hal ini. Ingat, liquid soapmaking itu adalah level advance dalam dunia soap making. Tidak banyak informasi yang jelas di internet. Tips trik menghandle bahan segar seperti ini tidak dibagikan gratis (sepanjang yang saya lihat ya...). 

Bar soap yang memakai fresh goatmilk lebih tahan dibanding liquid soap menggunakan fresh goatmilk. 
Untuk skincare, justru tidak disarankan memakai fresh goatmilk. Bayangkan susu segar yang ditaruh di suhu ruangan, berapa hari sudah menjadi busuk?


Tapi, benefitnya beda dong?  
Hm.... yang ini tergantung ya.... kalian mau memakai liquid soap yang pakai susu segar yang dibuat tanpa perhitungan yang baik, ada sedimen di dasar botol lalu berubah bau dalam beberapa minggu karena bakteri, ATAU memakai liquid goat milk yang dibuat dengan powdered goatmilk tapi lebih stabil dan lebih tahan terhadap bakteri?

Mengenai manfaat, saya rasa keduanya hanya beda sedikit. Toh selama proses masak, baik yang menggunakan susu segar maupun susu bubuk sama sama akan melewati proses 'pemanasan'. 



Be smart ;)


Tuesday, October 27, 2015

Liquid Soap - FAQ

Pic source: Etsy

Menanggapi banyaknya pertanyaan mengenai sabun cair - home made, saya buatkan ringkasannya disini yaaa....

Tanya: Sabun cair yang saya beli kok encer ya? 
Jawab: Secara alami, sabun cair home made pasti akan encer, tapi tidak seencer air. Kadar keencerannya tergantung pada beberapa faktor: 
- Resep. 
- Berapa banyak air yang digunakan untuk mendilute pasta liquid soap. Semakin banyak air yang dipakai untuk melarutkan (mendilute) pasta liquid soap, maka sabun akan semakin encer. Jadi jika Anda menemukan sabun cair yang encernya seperti air, bisa dipastikan soapmaker tersebut menggunakan banyak air untuk melarutkan pastanya (ini masalah cost, selain supaya bisa diproduksi lebih banyak, dengan demikian soapmaker tersebut mendapatkan keuntungan lebih ). Banyaknya air yang diigunakan untuk melarutkan pasta liquid soap juga akan membuat busa liquid soap berkurang. 
- Fragrance atau essential oil:  beberapa jenisnya membuat liquid soap menjadi kental.
- Apakah liquid soap tersebut diberi thickener maupun tidak (thickener disini ada yang natural, ada yang synthetic). Berhubung di Indonesia sulit mendapatkan synthetic thickener, rata rata soapmaker disini menggunakan natural thickener untuk liquid soapnya. Natural thickener ini berupa air garam, namun tidak semua resep bisa dikentalkan dengan air garam, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi untuk membuat liquid soap bisa kental dengan air garam, salah satunya adalah tidak melarutkan pasta dengan banyak air.

Tanya: Sabun cair yang baik itu harus bening?
Jawab: Tidak. 
- Beberapa bahan seperti shea butter, cocoa butter akan membuat sabun cair berwarna opaque, ini bisa tergantung berapa banyak yang dipakai. Beberapa oil juga akan membuat sabun cair menjadi opaque atau milky. Palm oil akan membuat sabun cair menjadi milky, tergantung berapa banyak pemakaiannya. Dibawah sekian persen tetap akan bening. 
- Fragrance / essential oil. Beberapa fragrance maupun essential oil akan membuat liquid soap yang tadinya crystal clear akan menjadi keruh. Ada yang akan kembali bening dalam beberapa jam atau hari. Ini juga ada triknya supaya si sabun kembali menjadi bening. Soapmaker yang berpengalaman pasti tahu apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal ini. Tapi jika Anda tidak keberatan dengan penampilan, seharusnya hal ini tidak menjadi masalah bagi Anda. 

Tanya: Saya beli liquid castile soap paste, tapi setelah dilute kok misah ya? seperti ada dua lapisan.
Jawab: Kemungkinan besar Anda mendapatkan pasta yang belum 'fully done'. Ini berbahaya, karena adonan yang misah setelah diluting menandakan sabun tersebut masih mengandung lye. Hubungi penjualnya dan sampaikan bahwa dia menjual pasta yang belum matang. Liquid soap paste berbentuk seperti soft butter (kurang lebih seperti mentega wijsman, atau lebih keras dari itu).

Tanya: Ada yang bilang, liquid soap itu pakai borax ya?
Jawab: Kalau soapmaker tersebut menggunakan metode yang ada di buku Catherine Failor ini, ada kemungkinan iya. Buku ini terbitan tahun 2000, masih menggunakan metode lama dalam membuat liquid soap. Metode tersebut memperhitungkan excess lye, sehingga butuh neutralizing agent berupa borax, atau pilihan lainnya: boric acid, citric acid. Soapmaker sekarang ini sudah tidak membutuhkan step neutralizing dalam membuat liquid soap. Jika jaman dulu bikin liquid soap butuh waktu belasan jam, soapmaker sekarang sudah bisa membuat liquid soap dalam waktu yang lebih singkat (ada metode terbaru mengenai hal ini). 

Tanya: Liquid soap kok busanya sedikit?
Jawab: Liquid soap alami memang busanya lebih sedikit dibanding liquid soap pabrikan, hal ini juga berlaku untuk sabun batangan homemade. Castile liquid yang berbahan 100% olive oil malah bisa dibilang tidak berbusa (busanya sangat sedikit), tapi sangat lembab bagi kulit. Jika ingin lebih banyak busa, saya sarankan pakai foaming net. 
Busa pada sabun pabrikan berasal dari surfcactant / synthetic detergent, synthetic detergent ini banyak jenisnya, SLS merupakan bahan surfactant yang paling banyak digunakan ada sabun pabrikan.

Tanya: Sabun home made ga bisa PH Balance?
Jawab: Jika Anda melihat sabun 'home made' yang mengklaim memiliki ph netral 5.5, baik sabun batang maupun cair, pada dasarnya mereka merupakan synthetic detergent. Baca dulu ingredientsnya. Jenis2 surfactant ada banyak, contoh: Cocamidopropyl Betaine, Sodium Lauryl Sulfate, Sodium Lauryl Sulfoacetate (SLSA) merupakan sebagian kecil jenis surfactant yang umum dipakai. 
Tidak ada sabun homemade natural yang bisa dibuat dengan ph netral. Titik. Sabun cair adalah produk alkali dan dimaksudkan untuk menjadi sebuah produk basa dengan pH biasanya di kisaran 9 - 10,2. Mencoba untuk menurunkan pH dibawah 9 atau bahkan sekitar 9 akan mengakibatkan sabun Anda tidak stabil. Menurunkan PH sabun Anda akan membuat sabun Anda berubah menjadi campuran air, glycerin, asam lemak, singkatnya: terpisah. Sabun cair yang benar akan berada di kisaran pH 9 - 10.2.


Sementara, ini dulu FAQ yang saya rangkum ya... ini adalah pertanyaan pertanyaan yang paling sering ditanyakan. Silahkan berikan komen jika ada yang kurang :)


Awal Tahun 2025

Halo semuanya ^__^ Sudah sekian tahun tidak menulis blog, karena alasan kesibukan, dan sering bolak balik keluar kota menemani orangtua saya...